Sunday, 17 January 2016

Otomatisasi Pendeteksian Sel Blast dan Sel Metafase dengan Perangkat Lunak Pengolahan Citra Sumber Terbuka

Tingkat toksisitas senyawa dapat diketahui berdasarkan nilai indeks mitosis pada sel limfosit darah tepi. Analisis indeks mitosis pada umumnya dilakukan secara manual menggunakan mikroskop cahaya pada perbesaran rendah dengan mengidentifikasi sel metaphase dan sel blast (nucleus sel interfase yang terstimulasi). Proses identifikasi sel blast dan sel metaphase dapat dilakukan secara otomatis menggunakan perangkat lunak pengolahan citra sumber terbuka yaitu ImageJ 1.4.7. program macro yang dapat mendeteksi secara otomatis blast dan sel metaphase telah dibuat untuk memudahkan analisis indeksmitosis.

Thursday, 7 January 2016

ALAT PENDETEKSI NOMINAL DAN KEASLIAN MATA UANG KERTAS

Kegiatan perdagangan yang memungkinkan terjadinya proses jual beli sudah berlangsung dari jaman dahulu yang masih menggunakan sistem barter dalam proses pembayarannya sebelum manusia mengenal pembayaran dengan menggunakan uang.Seiring dengan perkembangan  zaman maka saat ini proses jual beli sudah tidak lagi menggunakan sistem barter namun menggunakan uang sebagai alat pembayaran yang sah.

Mengubah Citra Berwarna Menjadi Gray­Scale dan Citra biner

Proses awal yang banyak dilakukan dalam image processing adalah mengubah citra berwarna menjadi citra  gray­scale, hal ini digunakan untuk menyederhanakan  model  citra. Citra  berwarna  terdiri  dari  3 layer matrik  yaitu  R­layer,  G­layer  dan  B­layer Sehingga  untuk  melakukan  proses­proses  selanjutnya  tetap diperhatikan  tiga  layer diatas.  Bila  setiap proses perhitungan  dilakukan  menggunakan  tiga layer, berarti dilakukan  tiga  perhitungan  yang  sama.Sehingga konsep itu diubah dengan mengubah 3 layer diatas menjadi 1 layer matrik gray­scale dan hasilnya adalah citra gray­scale.
Kata Kunci: Image, layer

Jurnal lengkap bisa diunduh disini

Tuesday, 1 December 2015

pengolahan citra digital dan analisis kuantitatif dalam karakterisasi mikroskopik

MIKROSKOPIK. Banyak peralatan mikroskop elektron walaupun sudah berupa citra digital tetapi belum seluruhnya dilengkapi perangkat penunjang untuk melakukan pengolahan dan analisis citra secara kuantitatif. Umumnya analisis dilakukan secara visual dan pengukuran dilakukan secara manual. Perkembangan metoda matematika baik untuk analisis bentuk maupun untuk pengenalan pola, memungkinkan dapat dilakukan analisis citra mikroskopik secara otomatis menggunakan komputer.